Kemen ESDM: Hasil Gas Blok Masela Diutamakan untuk Kebutuhan Domestik

oleh -0 Dilihat
Blok Masela dioperasikan INPEX Masela Ltd bersama PT Pertamina Hulu Energi dan Petronas Masela. Proyek ini memiliki cadangan gas sebesar 18,54 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/TCF).

Porostimur.com, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan pasokan gas yang dihasilkan dari Proyek Gas Lapangan Abadi, Blok Masela, Maluku akan diprioritaskan untuk kebutuhan gas dalam negeri.

Plt. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan bahwa pemerintah akan mengalokasikan gas produksi dari Blok Masela terutama untuk domestik.

Dia menyebut, jika terdapat kelebihan dari pemenuhan gas domestik, maka gas tersebut baru bisa dipertimbangkan untuk diekspor.

“Domestik pokoknya, domestik. (Saat domestik sudah terpenuhi), baru boleh ekspor,” ujarnya di sela acara the 49th IPA Convention & Exhibition 2025, di ICE BSD, Selasa (20/5/2025).

Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Blok Masela

Baca Juga  Perkuat Akses Layanan Kesehatan hingga Pelosok, Bupati Halbar Resmikan 4 Puskesmas Afirmasi

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan penandatanganan Head of Agreement (HoA) antara Inpex Masela Ltd dengan PT PLN (Persero), PT Pupuk Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terkait jual beli gas Blok Masela, akan berlangsung pada besok, Rabu (20/5/2025).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menjelaskan bahwa penandatanganan HoA sendiri akan berlangsung di sela acara The 49th IPA Convention and Exhibition di ICE BSD, Tangerang, pada Rabu (21/5/2025).

No More Posts Available.

No more pages to load.