Selain memetakan masalah secara cermat, kolaborasi lintas lembaga juga diperlukan agar pertumbuhan inovasi dapat berlangsung secara berkelanjutan. Yusharto menekankan agar Pemprov Maluku Utara mencari sebanyak mungkin peluang untuk berkolaborasi.
“Jangan sampai kita memiliki inovasi yang umurnya pendek. [Untuk itu], pastikan kematangan inovasi yang kita punya tinggi, sehingga bukan saja nilainya yang baik tapi manfaatnya juga berkelanjutan,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam mempercepat proses inovasi. Pemanfaatan teknologi digital dapat membuka peluang baru bagi daerah untuk berkembang lebih cepat dan efisien.
“Kami siap memberikan dukungan penuh dan mendampingi Bapak/Ibu agar terus berinovasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Maluku Utara,” tambahnya.
Yusharto juga berharap, ke depan Pemprov Maluku Utara dapat lebih konsisten menerapkan strategi baru yang sudah diuraikan, sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak berinovasi.
“Kami yakin jika Pemprov Maluku Utara betul-betul serius menerapkan ini, ke depan tinggal panen keberhasilannya saja, maka dari itu keluarkan semua ilmu Bapak/Ibu untuk berinovasi,” pungkasnya. (red)




