Lima WNI Ditahan Israel Saat Armada Global Sumud Dicegat di Laut Mediterania

oleh -242 views
Aksi militer Israel terhadap armada bantuan kemanusiaan internasional kembali memantik kecaman. Kali ini, lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan ikut ditahan setelah kapal yang mereka tumpangi dicegat di perairan internasional Laut Mediterania, Senin (18/5/2026).

“Lima lagi bersama ratusan teman yang lain itu diculik di perairan internasional,” katanya.

Kelima WNI yang dilaporkan ditahan yakni Andi Angga Prasadewa (Rumah Zakat), Thoudy Badai Rifanbillah dan Bambang Noroyono (Republika), Rahendro Herubowo (iNews), serta Andre Prasetyo Nugroho (Tempo).

Sementara itu, empat WNI lainnya dilaporkan masih melanjutkan perjalanan dalam armada menuju Gaza.

Dicegat Saat Membawa Bantuan untuk Gaza

Global Sumud Flotilla 2.0 diketahui membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan untuk warga Palestina di Jalur Gaza. Armada tersebut berlayar menuju wilayah konflik sebagai bagian dari solidaritas internasional.

Namun, saat memasuki kawasan timur Laut Mediterania sekitar pukul 11.00 waktu Turki, sejumlah kapal dalam konvoi dicegat oleh militer Israel.

Baca Juga  Gelombang Tinggi Ancam Perairan Sula, SAR Sanana Ingatkan Nelayan Tingkatkan Kewaspadaan

Beberapa kapal yang disebut berada dalam armada antara lain Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys. Hingga kini, kondisi para awak kapal, termasuk WNI, masih belum diketahui secara rinci.

Pemerintah RI Intensifkan Koordinasi

Pemerintah Indonesia menyatakan terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan keselamatan para WNI yang terlibat dalam insiden tersebut. Selain melalui jalur diplomatik, komunikasi juga dilakukan dengan organisasi kemanusiaan dan jaringan internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.