Maspaitella: Sidang ke-39 Sinode GPM Teguhkan Identitas Gereja Menyongsong Seabad Pelayanan

oleh -0 Dilihat

“Sebagaimana firman Tuhan katakan, setelah kita menderita seketika, Allah sendiri akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan, dan mengokohkan kita. Itulah dasar kekuatan kita untuk melangkah menuju abad baru GPM,” katanya.

Menatap Abad Baru dengan Syukur dan Pengharapan

Menurut Maspaitella, Sidang ke-39 Sinode GPM menjadi titik berangkat menuju perayaan satu abad GPM. Karena itu, seluruh umat diajak untuk melihat masa lalu dengan syukur, menilai pelayanan saat ini dengan rendah hati, dan menatap masa depan dengan iman.

“Kita percaya bahwa Tuhan yang telah memulai karya-Nya, akan terus melengkapi dan menyempurnakan gereja ini dalam perjalanannya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa GPM terpanggil untuk terus hadir sebagai gereja yang melayani, bersaksi, dan bersekutu, serta berperan aktif dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai dan berkeadilan.

“GPM terpanggil mengambil bagian dalam pembangunan manusia seutuhnya, memperkuat perdamaian, merawat kerukunan, serta membela keadilan dan kebenaran,” tegasnya.

Baca Juga  HUT ke-81 Maluku, Benhur Watubun Desak Evaluasi Pembangunan dan Perjuangkan Hak Daerah Kepulauan

GPM sebagai Garam dan Terang di Tengah Dunia

Maspaitella mengajak seluruh warga GPM di mana pun berada untuk meneguhkan kembali komitmen iman dalam sidang ini. Ia berharap setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar menjadi cerminan kehendak Allah bagi gereja-Nya.

“Kehadiran GPM harus tetap menjadi berkat, menjadi garam dan terang yang menghadirkan kasih Kristus di tengah dunia yang sarat dengan persoalan sosial, budaya, politik, ekonomi, dan lingkungan hidup,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.