Menunggu Hujan

oleh -902 views

Cerpen Karya: Ananda Puspakartika

KAMU masih mau menunggu? mau tetap seperti itu? dia ga akan datang, hujannya deras banget. Ayo kita pulang aja. Kata Risa kepadaku dengan wajah yang kesal.

Aku tak bergemimg tak menjawab sepatah katapun. hanya berteduh di tempat biasanya.
“Sebentar lagi Ris, aku masih mau menunggu, ia pasti datang. Ia sudah berjanji. Kamu pulang aja duluan” jawabku sambil mengadahkan tangan ke atas, menyentuh air hujan yang membasahi telapak tanganku dengan lembut.

Ingatan beberapa tahun silam masih teringat dalam memoriku dengan jelas. Tak ada satupun kejadian yang terlewat. Cerita tentang di bawah hujan. Kisah antara dua orang remaja. Aku masih ingat cerita itu berawal pada awal bulan September.

“Ini pertama kalinya aku hujan-hujanan, ternyata mengasyikan yah hahaha” kata gadis berambut sebahu itu tertawa kecil. Ia masih menikmati tetes hujan yang membuat seragam SMA nya basah kuyup. Ia menari-menari di bawah hujan.

Baca Juga  AS–Iran Siap Lanjutkan Perundingan di Islamabad, Fokus Nuklir dan Selat Hormuz

“Hahaha kamu baru tau kalau hujan itu menyenangkan, aku udah lama tau itu. Waktu itu kan aku ajak main hujan-hujanan kamu bilang jangan nanti dimarahin mamah, ada lagi alasan lain nanti masuk angin lah pokoknya alasanmu pada saat itu banyak haha” sahut lelaki itu sambil tertawa. Lelaki yang mungkin sebaya dengan gadis itu. Hanya saja tubuh lelaki itu lebih tinggi sedikit.

No More Posts Available.

No more pages to load.