Netfid dan Bawaslu Maluku Tanda Tangan MoU

oleh -40 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Network for Indonesia Democratic Society (NETFID) Provinsi Maluku mengadakan kegiatan deklarasi dengan tema “Peran masyarakat sipil dalam mendukung yang berintegritas melalui penggunaan teknologi” dan Memorandum of Understanding (MoU) antara Netfid Provinsi Maluku dan Bawaslu Provinsi Maluku dengan tema “Pendidikan Politik untuk Publik”

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Bawaslu Provinsi Maluku, pada hari ini Minggu 12 September 2021.

Dahliah Umar mengungkapkan peran masyarakat sangat diperlukan dalam mendukung pemilu yang beritegritas melalui media teknologi, hal ini dikarenakan masyarakat sipil harus berpartisipasi menyampaikan aspirasi di media sosial terhadap elemen-elemen yang berkaitan dengan pemantau pemilihan umum.

Dahlia Umar juga menyampaikan Netfid ini adalah kelompok yg secara dominan mewarnai narasi mendukung demokrasi dan NKRI agar dominasi itu kita pegang untuk melawan narasi-narasi yang anti terhadap demokrasi, di Netfid ini kawan-kawan dilatih untuk mempunyai kepercayaan diri memiliki kemampuan publik speking yang baik, memiliki keberanian mengukapkan opini kepada publik sehingga anak mudah bisa mewujudkan eksitensi dia dan kami netfid melakukan itu secara mandiri, kami melakukan kerjasama-kerjasama dengan KPU dan BAWASLU RI maupun daerah-daerah.

“Harapan dari ketua Netfid Indonesia keberadaan Netfid bisa membantu mengsinergikan tujuan-tujuan demokrasi Indonesia lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga  OPM Sebar Surat Ultimatum untuk Pemerintah RI dan Wiranto

Sementara itu, Astuty Usman, MH. Ketua Bawaslu Provinsi Maluku mengungkapkan hubungan kerjasama yang nyata akan kita lakukan sehingga kami berharap kepada Netfid dan juga seluruh elemen-elemen masyarakat yang hadir pada kesempatan ini untuk terus melangkah bersama Bawaslu mewujudkan pemilu yang beritegritas dan bermartabat semoga langkah-langkah inovatif dan ikhtiar yang terus dilakukan oleh Bawaslu dapat menjawab berbagai persoalan dihadapi selama ini pada setiap pelaksanaan pemilu dan pemilihan.

Harapan dari ketua Bawaslu Provinsi Maluku dukungan dan kerjasama sebagai mitra dari Bawaslu untuk mewujudkan demokrasi yang beritegritas dan bermartabat di tahun 2024 karena kita yakin di tahun 2024 mengulang kembali sejara ditahun 2019 tetapi kita akan menglakasanakan pelaksanaan pemilihan pada satu tahun tersebut dengan rens waktu hanya 7 bulan sehingaa adanya kerjasama dari seluruh elemen masyarakat terutama Netfid maluku utuk menyuseskan pelaksanaan demokrasi di tahun 2024. (Tandas Astuty Usman)

Baca Juga  Tim Hukum Usman-Bassam Laporkan Oknum ASN Dikbud Malut ke Bawaslu Provinsi

Salidin Wally, MH Ketua Netfid Maluku mengukapkan kegiatan ini bertujuan untuk merawat keadilan, integritas dan memperkuat nasionalisme, persatuan dan ke-Indonesian untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan dan demokrasi di Indonesia.

Kami Netfid Maluku mendedikasikan diri sebagai bagian dari pemerhati pemilu, demokrasi, dan keadilan sosial yang ada Maluku.

Kami berharap kaum intelektual muda di Provinsi Maluku, maupun masyarakat dapat mendukung dan menjadi partisipan kegiatan-kegiatan mendatang, sehingga mempermuda visi dan misi kami dalam mendongkrang kwalitas demokrasi di Provinsi Maluku, ujar Ketua umum perdana ini. (nur)