Polda Maluku Utara Tetapkan 3 Tersangka Kasus Jembatan Air Bugis

oleh -162 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Kepolisian Daerah Maluku Utara melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara kembali menetapkan 3 orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi Jembatan Air Bugis di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula.

Ketiga tersangka baru tersebut, yakni: IS selaku KPA, MIS selaku PPK dan RL selaku PPTK.

Sebelumnya penyidik Ditreskrimsus Polda Malut telah menetapkan 2 orang tersangka dalam kasus tersebut, di mana salah satu tersangka diketahui telah meninggal dunia.

Kedua tersangka yakni HT selaku kontraktor yang diketahui telah meninggal dunia, dan Direktur PT Kristi Jaya, IH.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rojikan mengatakan, berkas empat tersangka telah dikirim tahap I ke Kejati Maluku Utara.

Baca Juga  Kalah

“Berkas sudah dikirim tahap I ke jaksa pada 6 September lalu,” jelas Adip, melansir cermat, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, dalam kasus tersebut hanya 4 tersangka yang masuk tahap I. Sebab satu tersangka telah meninggal dunia. “Tidak termasuk yang meninggal, status tersangka sudah gugur,” akunya.

Adip bilang, saat ini keempat tersangka belum dilakukan penahanan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara. “Belum dilakukan penahanan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan perhitungan kerugian negara dari BPKP Maluku Utara, terdapat kerugian negara mencapai Rp 3,7 miliar lebih dari total anggaran senilai Rp 4,2 miliar yang dianggarkan dari APBD Sula tahun 2017.

(red/cermat)

No More Posts Available.

No more pages to load.