Pangkalan Milik Pasutri di Babang, Diduga Timbun dan Jual BBM di Atas HET

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Halmahera Selatan — Sebuah pangkalan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Babang Raya, Halmahera Selatan, menuai keluhan warga. Pasalnya, aktivitas pasangan suami istri yang mengelola pangkalan ini diduga melibatkan praktik penimbunan serta penjualan BBM di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Pangkalan tersebut diketahui dikelola oleh Sunarti Jakaria alias Nati, bersama suaminya, Eki, yang oleh warga disebut-sebut sebagai sopir tengki BBM milik PT Babang Raya.

Setiap Hari Angkut BBM, Warga Kesulitan Dapat Minyak

Warga yang bermukim tak jauh dari lokasi pangkalan menyebut bahwa pasangan ini kerap terlihat menyimpan BBM dalam jumlah besar, menggunakan puluhan jeriken dan beberapa drum. Aktivitas bongkar muat kerap berlangsung sejak pagi hingga sore.

Baca Juga  Ketua DPRD Halbar Ibnu Saud Bacakan Teks Proklamasi pada HUT ke-81 RI di Jailolo

“Setiap hari mereka ambil minyak dalam jumlah banyak, kadang pagi, kadang sore. Ada sekitar lima drum dan puluhan jeriken yang ditampung di gudang,” ungkap salah seorang warga saat ditemui Selasa (5/8/2025).

Warga lain juga mengeluhkan bahwa BBM yang disimpan di gudang tersebut dijual kembali dengan harga lebih mahal, yakni di atas HET yang ditetapkan pemerintah.

“Kalau kami mau beli, katanya sudah habis dipesan semua. Kami jadi susah dapat minyak,” ujar warga lainnya yang enggan disebutkan namanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.