Perhimpunan Masyarakat Maluku Indonesia Persembahkan Inisiatif ‘Maluku Tabaos’

oleh -1,453 views
Ki-ka: Reza Valdo Maspaitella (Raja Rutong - Ketua Majelis Latupati Ambon), Said Assagaff, Brigadir Jenderal TNI (Purn.) Karel Albert Ralahalu dalam acara Deklarasi MalukuTabaos.

Terkait Maluku Tabaos, Reza menyatakan acara tersebut bagian dari inisiatif para generasi muda Maluku untuk turut berkontribusi mempercepat pembangunan Maluku. “Mereka datang kepada kami, menyampaikan kegelisahan hatinya sebagai generasi muda pada kami sebagai ketua adat. Apa yang kira-kira bisa dilaksanakan untuk melakukan gerakan untuk mempercepat pembangunan Maluku,” katanya.

Atas kegelisahan tersebut, ungkap Reza, para pemimpin masyarakat adat mengusulkan konsep pembangunan dari seluruh komponen masyarakat untuk diusulkan pada pemerintah daerah dan pusat. “Apalagi pemerintah pusat di bawah Presiden terpilih Pak Prabowo dan Pak Gibran, memiliki strategi pembangunan Indonesia sebagai Indonesia Emas, dan melihat Maluku ke depan sebagai salah satu komponennya,” ujarnya.

Baca Juga  Kemkomdigi: Penguatan Tata Kelola Jadi Kunci Sukses Transformasi Digital Daerah

Ia merinci salah satu konsep pembangunan tersebut adalah dengan membangun Maluku berbasis maritim, mengingat wilayah Maluku banyak terdiri dari laut. Selain itu dari sisi strategis geografis, pada konteks makro Maluku secara regional berada di Indonesia Timur yang dekat dengan Papua dan NTT, wilayah pasifik dengan benua amerika, kepulauan pasifik, Australia dan New Zealand bahkan Filipina, Korea dan dan Jepang.

“Kemudian dari aspek mikro kita bisa membagi Maluku dalam 12 kluster ekonomi. Karena ini bukan daratan sehingga perlu ada strategi klustering atau kekhususan misalnya pulau Buru, Seram, Ambon, Tanimbar, Aru, Maluku Tenggara dan lain-lain sebagai kluster-kluster ekonomi di mana kita melihat bukan hanya lautnya tetapi juga potensi sumber daya alam yang ada serta kearifan masyarakat lokal khususnya ketrampilan, talenta yang ada untuk membangun,” paparnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.