Pada kesempatan itu, ia juga meminta Wali Kota Ambon memimpin doa sebagai bentuk dukungan dan restu bagi perayaan tersebut. Kepada para guru dan siswa, Uskup mengajak agar menjadi “Fransiskus-Fransiskus muda” yang menebarkan semangat kebaikan di tengah masyarakat.
“Jadilah Fransiskus yang dikenal baik, yang dikenal ramah kepada orang lain. Anda harus menjadi Fransiskus-Fransiskus muda yang mengobarkan semangat itu di tengah masyarakat di manapun Anda berada,” katanya.
Momentum Persatuan dan Pendidikan Karakter
Mgr Seno Ngutra menyampaikan, perayaan kedatangan Santo Fransiskus Xaverius akan dipusatkan setiap 14 Februari sebagai perayaan kekristenan bersama bagi semua umat Kristen. Ia berharap momentum ini menjadi inspirasi untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan.
Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan karakter selain kecerdasan intelektual bagi generasi muda.
“Pendidikan harus membuat anda menjadi pintar, tetapi juga membuat anda menjadi manusia yang baik. Kalau anda gagal di sini, maka kepintaran anda akan menjadi penghancur di tengah masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, perayaan ini tidak hanya mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik dengan memperkuat iman, persatuan, dan semangat berbuat baik.











