Porostimur.com, Ambon — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Provinsi Maluku mencatat tren positif kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir November 2025. Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Komite Asset and Liability Committee (ALCo) Regional yang digelar secara rutin bersama seluruh instansi vertikal Kementerian Keuangan di Maluku.
Rapat tersebut mengevaluasi kinerja fiskal regional, baik dari sisi penerimaan maupun belanja negara, di tengah dinamika ekonomi global dan nasional yang masih penuh tantangan.
Belanja Modal Menguat, APBD Sedikit Melambat
Kanwil DJPb Maluku mencatat percepatan realisasi belanja modal APBN cukup tinggi, disertai penguatan belanja barang dan jasa sejak awal triwulan IV 2025. Hingga November 2025, realisasi belanja APBN Maluku telah mencapai Rp16,97 triliun atau 83,92 persen dari pagu Rp20,21 triliun.
Belanja Transfer ke Daerah (TKD) masih menjadi porsi terbesar dengan realisasi Rp10,42 triliun atau 88,92 persen dari alokasi, sementara belanja pemerintah pusat mencapai Rp6,55 triliun atau 77,03 persen dari pagu.
Di sisi lain, realisasi APBD secara bulanan mengalami sedikit perlambatan. Namun secara kumulatif, pendapatan daerah masih menunjukkan pertumbuhan positif dengan total realisasi Rp9,86 triliun, didominasi dana transfer pusat sebesar 85,06 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru mencatat kenaikan signifikan sebesar 28,75 persen.









