Menurutnya, publik kini menunggu ketegasan majelis hakim dalam menegakkan prinsip keadilan yang sejati — bukan sekadar prosedural.
Absennya saksi berulang kali, ditambah lemahnya pengawasan dari aparat penegak hukum, dinilai memperkuat dugaan bahwa peradilan dalam kasus PT WKM vs PT Position sedang kehilangan arah dan kredibilitas di mata masyarakat.
“Keadilan bukan soal siapa yang kuat atau punya kuasa, tapi soal siapa yang berani menegakkan kebenaran,” pungkas Yohanes. (Tim)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com









