Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW Lengkap Sosok Pencetusnya

oleh -10 Dilihat

Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabiul Awal Tahun Gajah menurut riwayat yang banyak diyakini. Setiap tahunnya, tanggal tersebut diperingati oleh jutaan umat Islam di seluruh dunia sebagai Hari Maulid Nabi. Namun, bagaimana sebenarnya rekam jejak sejarah peringatan Maulid Nabi dari masa ke masa, serta bagaimana para ulama memandangnya?

Peringatan Maulid Nabi bukanlah tradisi yang muncul secara tiba-tiba. Berdasarkan literatur sejarah Islam, perayaan ini telah melintasi perjalanan kurun waktu ribuan tahun. Mengutip tulisan AM Waskito dalam karyanya ‘Pro dan Kontra Maulid Nabi’, terdapat tiga teori utama yang menjelaskan asal-usul mulanya peringatan kelahiran Sang Nabi:

1. Dinasti Ubaid (Fatimiyyah) di Mesir

Teori pertama menyebut peringatan Maulid Nabi dipelopori oleh kalangan Dinasti Ubaid (Fatimiyyah) yang berhaluan Syiah Ismailiyah (Rafidhah) saat menguasai Mesir pada 362-567 Hijriah. Dalam catatan sejarah, peringatan ini digelar sebagai salah satu dari serangkaian perayaan negara.

Baca Juga  Dari Sampah Jadi Karya, Eco Bhinneka Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga di Sabatang

Selain Maulid Nabi, dinasti ini juga merayakan Hari Asyura, Maulid Ali bin Abi Thalib, Maulid Fatimah az-Zahra, Maulid Hasan, Maulid Husain, hingga maulid khalifah yang sedang berkuasa.

2. Sultan Abu Said Muzhaffar Kukabri (Ahlus Sunnah)

Teori kedua menyatakan peringatan Maulid Nabi berakar dari tradisi kalangan Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang diprakarsai oleh Gubernur Irbil di wilayah Irak, Sultan Abu Said Muzhaffar Kukabri.

No More Posts Available.

No more pages to load.