Sepanjang 2024 Harita Nickel (NCKL) Bukukan Laba Rp 6,38 Triliun

oleh -332 views

Perseroan melihat kondisi industri nikel secara global belum terlalu baik dan akan penuh tantangan dalam beberapa tahun mendatang, mulai dari perlambatan ekonomi global, persaingan usaha yang semakin ketat, hingga peningkatan biaya operasional akibat perubahan kebijakan baik domestik maupun internasional.

Harita Nickel menyikapi hal-hal di atas dengan upaya meningkatkan efisiensi dalam operasional perusahaan guna mempertahankan daya saing. Salah satu strategi operasi yang dilakukan adalah dengan dimulainya pekerjaan konstruksi pabrik yang akan memproduksi kapur tohor atau quicklime, sebagai bahan pendukung dalam proses hidrometalurgi HPAL dan diperkirakan akan meningkatkan efisiensi biaya materi bahan baku pendukung.

Selain itu, perseroan juga melakukan pengetatan biaya operasional untuk semua bisnis unit yang ada di Harita Nickel.

Baca Juga  Korban Tewas Tentara AS dalam Perang Iran Bertambah Jadi 16 Orang

sumber: CNBC

No More Posts Available.

No more pages to load.