Sosiolog UNJ Soroti Konflik Matraman, Tokoh Maluku Minta Dugaan Rasisme Ditindak Tegas

oleh -5 Dilihat
Direktur Eksekutif Aliansi Rakyat Maluku Selatan Umar Santi meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan yang dinilai telah melukai perasaan dan martabat masyarakat Maluku. Foto: Ilustrasi/AI

Menurut Umar, sejarah mengenai proses integrasi wilayah-wilayah yang pernah berada dalam struktur NIT ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu dibicarakan secara terbuka agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh.

“Harusnya ada sikap kesatria dari pemimpin Indonesia untuk mengatakan benar adalah benar dan yang salah adalah salah,” ujarnya.

Umar menilai keterbukaan terhadap sejarah penting untuk mencegah lahirnya penafsiran sepihak yang berpotensi memperbesar ketegangan dan kekecewaan di tengah masyarakat.

Di tengah momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, desakan kedua tokoh tersebut pada dasarnya bermuara pada satu hal: pemerintah diminta memberikan perhatian serius terhadap setiap dugaan diskriminasi ras dan etnis, sekaligus menyediakan ruang dialog untuk membicarakan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat Maluku.

Penyelesaian yang adil, terbuka dan bermartabat dinilai penting agar persoalan identitas dan sejarah tidak terus menjadi sumber kekecewaan, melainkan menjadi bagian dari proses memperkuat persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga  KNPI Tantang Polres SBB Tindak Tegas Dugaan Galian C Ilegal di Kairatu

(Tim)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.