Sosok Anggia Kloer, Diduga Dapat Mobil dari Edhy Prabowo

oleh -167 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Nama Anggia Putri Tesalonika Kloer wanita asala Manado diduga menerima mobil dari mantan Mentri KKP Edhy Prabowo.

Hal ini terungkap dalam persidangan saat Amiril Mukminin didatangkan sebagai saksi dalam sidang dugaan suap izin ekspor benih lobster untuk terdakwa Direktur PT Dua Putera Perkasa Pratama, Suharjito.

Menurut Amiril, mobil yang dibeli adalah jenis Honda HRV yang diperuntukkan buat sekretaris pribadi Edhy Prabowo yang lainnya yakni Anggia Putri Tesalonika Kloer.

Anggia Kloer dan Kakanya Mona Kloer (faceboook Mona Kloer)

Terungkapnya dua sespri Edhy Prabowo mendapat ‘jatah’ berbeda itu berawal ketika hakim bertanya kepada Amiril soal penggunaan sejumlah uang yang diduga terkait perkara korupsi.

Link Banner

“Di sini banyak nama perempuan, ada pembelian mobil, ada yang diinapkan di apartemen, ini uang dari mana?” kata ketua majelis hakim, Albertus Usada, di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/3/2021) lalu.

“Saya lupa, Pak,” jawab Amiril.

“Kan saudara yang pegang uangnya?” tanya hakim.

“Waktu itu, saya pernah narik tunai, kayaknya pakai uang itu, jadi dibayar tunai.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Motifasi Prajurit Siswa Dikmata

“Apa benar mobil untuk Anggia Putri Tesalonika adalah HRV warna hitam?” tanya hakim.

“Benar,” jawab Amiril.

Amiril mengatakan, pembelian mobil untuk Anggia Putri Tesalonika merupakan perintah langsung dari Edhy Prabowo.

“Ada perintah dari Pak Edhy agar mobil dipakai Anggia, karena Anggia belum punya mobil?” tanya jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Siswandhono.

“Betul, pakai uang Bapak yang cash, uang yang di saya,” ucap Amiril.

“Saya kasih cash kepada Bang Amri, lalu diserahkan kepada Ainul Faqih. Lalu Ainul Faqih yang membayarkan mobil tersebut.”

Amri diketahui adalah rekan Edhy Prabowo yang dijadikan direktur di perusahaan logistik pengirim benih bening lobster (BBL) bernama PT Aero Citra Kargo (ACK).

Lalu, Ainul Faqih merupakan staf pribadi istri Edhy Prabowo yang juga anggota DPR dari Gerindra, Iis Rosyita Dewi.

Baca Juga  12 rencana aksi strategsi ditetaskan Konferensi Musik Indonesia 2018

“Kalau apartemen untuk Fidya atas perintah Pak Menteri?” tanya jaksa lagi.

“Kalau Fidya, dia yang mengajukan kepada saya. Dia (Fidya) baru jadi sespri saat itu, lalu dia mengajukan ke pada saya, ‘Pak gimana, ya, saya sudah seminggu di sini tinggal di hotel’,” ucap Amiril.

“Dia bilang, ‘kalau ada kompensasi dari Bapak (Edhy Prabowo), saya mau mengajukan kos atau apa’. Itu pada bulan pertama, lalu saya sampaikan kepada Pak Menteri dan Bapak acc permintaannya.”

Amiril lalu mencarikan apartemen terdekat dengan kantor KKP. Lalu, didapatlah apartemen di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Saya carikan lalu dapat di Menteng Park. Apartemen 2 kamar harganya Rp 160 juta per tahun,” kata Amiril.

Amiril lalu membayar apartemen itu dari uang yang dia peroleh dari Amri.

Baca Juga  Demo di Depan Polda Maluku, Ini Pernyataan Sikap HMI Cabang Ambon Terkait Pengibaran Bendera RMS

“Yang bayar apartemen saya secara cash, uangnya dari Amri. Saya juga lapor kepada Pak Menteri,” ujar Amiril.

Menurut Amiril, Fidya adalah sekretaris pribadi Edhy Prabowo yang berstatus non-pegawai negeri sipil (PNS).

“Fidya itu bawaan Bapak, posisi sama seperti saya, sespri,” kata Amiril.

Anggia Putri Tesalonika Kloer yang diduga menrima suap dari Edhy Parabowo ternyata bukan orang sembarangan.

Anggia adalah pernah menjadi utusan Dinas Kelautan dan Perikanan Minahasa Selatan (Minsel) dalam ajang pemilihan Toar-Lumimuut Minsel 2015, 

Tak hanya itu dari informasi yang dihimpun dari fimale.com, Anggia juga ternyata pernah dinobatkan sebagai putri terfavorit di ajang Miss Celebrity tahun 2016.

Gadis kelahiran Kota Manado ini ternyata memiliki seorang kakak yang adalah seorang anggota DPRD kota Manado.

(red/tribun)