Tiga Puisi Muhammad Diadi

oleh -274 views

Ku Ajak Kau Ke Hutan

Nona kuajak kau ke hutan dan sungai Mamuya di dalamnya tersimpan sejarah dari lelehuruku tentang cinta Boki Mamuya dan Leti Nihiri atau tentang pengorbanan Kolano Tioliza kepada Boki Mudha

Mau kah nona bersamaku duduk di bawah daun weka sembari berteduh menikmati indahnya hijau dan birunya alam Morotia.

Dodoku Maponga ; 04 / 10 / 2023

=========

Kelas Putih

Pagi di tubuh ARH 2 yang malang
Rasa malas para pendidik tumbuh subur
Buku-buku terlihat kumuh di rak lemari
Anak-anak berwajah hutan terlihat asing
Pena telah patah dan buku masih kosong

Suara guru dan murid terlihat gaduh
Tulisan di papan tulis tiba-tiba mengumpat
Meja dan kursi saling menatap keheranan
Ku lihat jelas wajah-wajah lapar kebosanan
Ilmu diikat pada tali sepatu yang kotor

Baca Juga  28 Jamaah Haji Kota Tual Diberangkatkan ke Embarkasi Makassar

Belajar bagaikan kotoran di tangan murid
Lantai kelas mengeluarkan lendir hitam
Ilmu pengetahuan adalah kutukan jaman
Kebodohan keluar dari mulut dewa-dewa
Otak ditelanjangi dan dibunuh di sudut kata

Kecerdasan diarak bagai pahlawan perang
Mulut-mulut murid diisi bangkai cita-cita
Waktu terus tumbuh dan mati di ruang kelas
Seragam dipakai hanya sebagai tuntutan
Sekolah adalah kuil-kuil tua dan kumuh

PR adalah mantra setan yang diwariskan
Murid diracuni agar akal dan hatinya sunyi
Adab yang keluar dari muntahan peradaban
Guru hanyalah pajangan di depan kelas
Pendidikan hanyalah budak yang belum merdeka.

Mamuya, 26 September 2023

========

WAJAH MURUNG MON TAKAWI

Hikayat Boki Maruru adalah cinta
Tentang alam yang dijaga dengan rasa
Birunya Dagasuli tanda setia orang Sagea
Bukankah Mon Takawi menemukan Sarimadago
Dengan kain merah terikat di tangannya?

Baca Juga  Maung

Kami angkat suba setinggi-tingginya dari Galela
Untuk Mon Takawi dan Sarimadago yang terluka
Bagaimana perut anak-cucumu di negeri Sawai
Apakah diisi dengan limbah pertambangan
Atau telinga mereka tuli akibat bunyinya mesin uap

Di mana amarah kapita Legea Cekel dari Sawai
Salawaku dan parang kalian sudah patah dan retak
Atau nyali generasinya hanya sebatas isi celana?

Usir tambang dari tanah Halmahera

Jangan biarkan kehormatan Sarimadago dilecehkan
Asahlah parang dan mantrai salawaku
Ajaklah penghuni hutan untuk berburu kepala
O hongana manyawa, Sawai, Weda, Patani, dan Maba
Buatlah hutan dan sungai menjadi merah. Wotuuu !

Mamuya, 10 September 2023

========

No More Posts Available.

No more pages to load.