Tiket Kapal Cepat MBD–Ambon Tembus Rp600 Ribu, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

oleh -14 views
Harga tiket kapal cepat rute Tiakur, Maluku Barat Daya (MBD) –Ambon yang kini menembus Rp600 ribu sekali jalan kembali memantik keluhan warga. Di tengah mahalnya ongkos transportasi laut, operator kapal cepat justru mengisyaratkan penghentian sementara operasionalnya di Ambon.

Warga Minta Subsidi hingga Tambah Operator

Abe mendesak Pemkab MBD dan Pemprov Maluku tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

Ia meminta pemerintah menghadirkan kebijakan yang dapat menjamin tersedianya transportasi laut dengan tarif yang wajar dan masih terjangkau masyarakat.

DPRD Kabupaten MBD dan DPRD Provinsi Maluku juga diminta menggunakan fungsi pengawasan, penganggaran, dan legislasi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Kami berharap DPRD dapat melihat jeritan rakyat dan mendorong adanya solusi agar tarif kapal cepat tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Abe juga mengusulkan pemerintah membuka peluang bagi operator lain untuk melayani rute tersebut apabila operator yang ada saat ini tidak mampu menyesuaikan tarif.

Menurutnya, kehadiran lebih dari satu operator dapat menciptakan persaingan sehat, sehingga masyarakat memiliki pilihan dan tarif transportasi bisa menjadi lebih kompetitif.

Baca Juga  Komisi III DPRD SBB dan ESDM Maluku Sinkronkan Data Tambang

Ia menilai tingginya tarif transportasi laut tidak hanya menyangkut persoalan bisnis, tetapi juga berkaitan dengan pemerataan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Sejumlah kalangan juga mendorong pemerintah mengevaluasi struktur tarif kapal cepat. Opsi subsidi, skema Public Service Obligation (PSO), maupun bentuk intervensi lainnya dinilai dapat dipertimbangkan agar beban biaya perjalanan tidak sepenuhnya ditanggung masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.