“Ada beberapa persoalan indikasi kecurangan sehingga terjadi PSU di beberapa kabupaten dan kota. Kami juga menduga telah terjadi kecurangan, terjadinya money politics dan keberpihakan pejabat daerah kepada calon tertentu,” imbuhnya.
Sekitar pukul 17.00 WIT, massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan rencananya akan melakukan aksi lanjutan pada esok hari.
Aksi ini dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Ternate yang mendapatkan dukungan personil dari Polda Maluku Utara serta TNI dari Kodim 1500/Ternate. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News












