Tradisi 31 Januari Hila Tanah Putih Satukan Orang Basudara

oleh -487 views
Pesta Tradisi 31 Januari kembali digelar masyarakat Dusun Hila Tanah Putih, Sabtu (31/1/2026) sore.

Raja Kaitetu Dorong Jadi Agenda Budaya Kota

Sementara itu, Raja Negeri Kaitetu berharap Pesta Tradisi 31 Januari dapat menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Ambon dan masuk dalam agenda budaya resmi kota.

“Tradisi ini bukan sekadar seremoni, tetapi pertemuan orang saudara. Harapan kami, ke depan ini bisa menjadi ikon budaya Kota Ambon dan mendapat dukungan pemerintah agar pelaksanaannya semakin baik,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi internal agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat mengganggu keberlangsungan tradisi yang telah dijaga puluhan tahun ini.

Panitia Ajak Warga Ikuti Rangkaian Malam Hari

Ketua Panitia Pelaksana Andre Pattiasina, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril dan materi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengundang masyarakat untuk mengikuti rangkaian acara lanjutan pada malam hari pukul 20.00 WIT sebagai bagian dari perayaan kebersamaan.

Pesta Tradisi 31 Januari bukan sekadar kegiatan tahunan, melainkan warisan budaya yang menjadi pengikat hubungan persaudaraan antara Dusun Hila Tanah Putih dan Negeri Kaitetu. Semboyan adat Maluku, “Potong di kuku rasa di daging”, menjadi cermin kuatnya ikatan orang basudara yang tetap hidup hingga hari ini.

Baca Juga  Pemkab Halmahera Selatan Pertahankan WTP ke-12, Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan

Tradisi ini sekaligus membuktikan bahwa kearifan lokal Maluku mampu menjadi fondasi harmoni sosial di tengah keberagaman, dan patut terus dilestarikan oleh generasi mendatang. (Leonard Manuputty)

No More Posts Available.

No more pages to load.