Wakili Kepsul, Salsabila Jawa Juara 1 Lomba Bertutur Kata Tingkat Provinsi Malut

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Peserta lomba bertutur kata tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Perwakilan Kabupaten Kepulauan, Nursabila Jawa berhasil meraih Juara Pertama tingkat Provinsi Maluku Utara.

Selanjutnya Nursabila akan mewakili Maluku Utara pada ajang lomba bertutur kata tingkat nasional sebagai Duta Baca dari Provinsi Maluku Utara yang diadakan oleh Badan Kearsipan dan Perpustakaan Nasional.

Hal itu disampaikan langsung oleh, Ridwan Umasangaji selaku Kepala Bidang (Kabid) Pengelola Pengembangan dan Pelestarian Perpustakaan Daerah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kepsul.

Menurutnya, perwakilan lomba bertutur kata Kabupaten Kepulauan Sula atas nama, Nursabila Jawa yang merupakan anak dari pasangan Eksan Umasugi S.Pd dan Nuryanti Kedafota S.Pd merupakan Siswa kelas 4 SD Negeri 4 Sanana, Kabupaten Kepsul hari ini bisa memenangkan Lomba Bertutur Kata Tingkat Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan di Sofifi dan bisa menyisikan peserta dari kabupaten kota yang lain dan keluar sebagai pemenang pertama atau juara satu tingkat Provinsi Maluku Utara.

“Alhamdulillah Perwakilan Kabupaten Sula bisa menyabet juara satu di tingkat provinsi dan ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami, tampilnya Nanda Nursabila sebagai Pemenang Pertama dalam lomba bertutur tingkat provinsi adalah anugera dari Allah SWT, Ini juga merupakan buah dari kerja keras semua pihak, baik pihak sekolah, dan team pelaksana, dewan juri, dan semua pihak yang berandil dalam kegiatan lomba duta baca kemarin”, ungkap Ridwan saat dikonfirmasi porostimur.com melalui telepon seluler. Rabu, (25/8/2021).

Baca Juga  'Denganku Lebih Indah', Hasil Curhat 5Romeo Bareng Yovie Widianto

Ridwan bilang, sebagai leading sektor penyelenggara urusan pemerintahan bidang Perpustakaan, terutama terkait dengan kegiatan pengembangan perpustakaan dan untuk mewujudkan budaya literasi masyarakat maka ,kami berharap kegiatan yang telah terprogramkan secara Nasional ini harus tetap mendapat perhatian dari pemerintah daerah Kabupaten Kepsul.

“Kegiatan ini selain merupakan suatu keharusan secara tupoksial di bidang perpustakaan, disisi lain kegiatan ini memiliki relasi yang sangat kuat dalam upaya meningkatkan minat baca para siswa selain itu juga kegiatan ini telah turut meningkatkan animo siswa untuk terus menggunakan perpustakaan sebagai sarana belajar”, tutur Ridwan

Ridwan juga berharapan dengan kegiatan Lomba bertutur kata ini bisa terwujudnya budaya literasi di kalangan para siswa khususnya, dan juga masyarakat pada umumnya.

Baca Juga  Laznas LMI dan Polisi Kolaborasi Perbaiki Akses Jalan Longsor Sulawesi Barat

“Selebihnya kami berharap kepada pemerintah daerah melalui Instansi yang memiliki kewenangan di bidang perencanaan agar selalu memberi kami ruang yang cukup agar kami bisa berupaya untuk terus mengeksplor ide-ide kreatif dan inovatif bagi pengembangan program yang ada pada bidang perpustakaan”, tutupnya. (am)