Wanita itu langsung berdiri. “Mau kubantu? Gampang kok. Asal kau bisa siapkan beberapa koin.”
Laila mengangguk. Mereka berjalan ke depan mesin pengering. “Ini tergantung seberapa lama atau seberapa banyak pakaian yang ingin kau keringkan. Kalau hanya beberapa lembar, biasanya dua puluh menit juga cukup. Tapi kalau pakaianmu banyak, kau bisa mengeringkannya selama setengah sampai satu jam. Wah, itu baju yang banyak,” ujarnya sambil tertawa melihat baju-baju Laila.
Laila tertawa kecil. “Ya, aku hanya bisa mencuci seminggu sekali. Rumahku cukup jauh dari sini, harus naik bus,” jelasnya.
Wanita itu mengangguk. “Nah, kalau sebanyak ini, setidaknya empat puluh menit atau lebih.” Ia mengerutkan kening. “Atau begini saja, kau bisa memasukkan separuh cucian ke mesin pengering di sebelah kiri, dan setengahnya lagi di sebelah kanan. Dengan begitu kau akan lebih hemat separuh waktu. Toh tidak ada yang memakainya saat ini,”‘ ucapnya sambil membuka salah satu mesin pengering.
“Wah terima kasih banyak. Itu ide yang bagus,” seru Laila gembira.
“Dan jangan lupa pisahkan wol. Aku pernah memasukkan jaket wol kesayanganku dan lupa mengatur suhunya. Keluar mesin pengering, jaketku itu sebesar kepalan tangan saja,” sambutnya dan tertawa lebar.









