Dari Sampah Jadi Karya, Eco Bhinneka Dorong Gerakan Pengelolaan Sampah Berbasis Rumah Tangga di Sabatang

oleh -5 Dilihat
Mewakili Direktur Eco Bhinneka Muhammadiyah Dinul Qoyimah mengatakan persoalan sampah memiliki dampak yang jauh lebih luas daripada sekadar persoalan kebersihan.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Halmahera Selatan, Rifa’at Al-Sa’adah. Ia menilai konsistensi Eco Bhinneka Muhammadiyah menghadirkan kegiatan pemberdayaan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga menyoroti keterlibatan anak muda dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Selatan, Husain Mustofa, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah.

“Persoalan sampah ini bukan persoalan sendiri atau persoalan pemerintah, akan tetapi persoalan kita bersama,” ujarnya.

Menurut Husain, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam pengelolaan sampah di Halmahera Selatan. Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Karena itu, kegiatan ToT dinilai penting untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pemilahan, pemanfaatan kembali hingga daur ulang sampah.

“Kami mengharapkan kolaborasi agar bagaimana kita dapat mengelola sampah ini dengan baik dan benar. Sampah yang tadi sudah dibuang dapat didaur ulang sehingga dapat bernilai,” katanya.

Kegiatan yang turut dihadiri unsur pemerintah daerah, PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan kelompok masyarakat tersebut juga menghadirkan Barisan Cinta Lingkungan (BCL) dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Halmahera Selatan sebagai narasumber.

Baca Juga  Penumpang Keluhkan Padatnya Feri Tanjung Koako di Rute Hunimua–Waipirit, ASDP Diminta Evaluasi Pelayanan

Peserta mendapatkan materi sekaligus praktik mengenai pemilahan sampah, pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan barang bekas dan daur ulang.

No More Posts Available.

No more pages to load.