Mirip dengan yang di Indonesia? Iya. Kecuali bahwa Sara sudah menjadi walikota selama enam tahun di Davao. Dan, Sara tidak perlu mengubah undang-undang untuk menjadi calon wakil presiden Bong Bong. Ia dilantik menjadi wakil presiden pada umur 44 tahun.
Kita tidak tahu apakah Prabowo akan berhasil atau tidak. Sekarang, elektabilitasnya tertinggi diantara ketiga calon. Saya amati, dulu pun begitu. Elektabilitas Prabowo selalu tinggi di awal, hingga di akhir, orang lain yang dilantik menjadi presiden.
Namun apapun itu, tiwikrama dalam ‘image making’ Prabowo ini memperlihatkan hakekat perpolitikan kita. Yang penting adalah elektabilitas — yang dibangun di atas image — tegas, gagah kayak kuda, lembut kayak kucing, dan sekarang lucu menggemaskan dengan joget gemoy …
Tidak ada sedikit pun tentang rekam jejak, diskusi serius tentang program, tentang ketidakadilan, tentang ketimpangan pendapatan yang semakin melebar, tentang jurang kaya miskin yang tidak terjembatani …
Politik yang berbungkus image, hanya akan membawa kita pada persoalan yang sama, dimana para elitnya tidak bisa diminta pertanggungjawaban, bahwa mereka bisa melakukan apa saja, bahwa mereka boleh borong anak, istri, mantu, ipar, misan, mindon, dan semua lingkaran keluarganya ikut berkuasa.










