Tepuk Tangan untuk Firli Bahuri

oleh -419 views

Oleh: Donny Wibiananda Suryaman, Alumnus De Montfort University, UK

Suatu hari ketika sedang menyampaikan pidato terkait korupsi di Singapura, Lee Kuan Yew berkata: Kamu tidak bisa melawan korupsi dari bawah. Kamu harus melawan korupsi dari atas. Transparansi dan integritas harus dijaga di semua tingkat khususnya tingkat paling atas, sebelum ke tingkat yang paling bawah.

Sekarang kita pantas bertanya, bagaimana jika tingkat paling atasnya tidak bisa menjaga integritas dan justru melakukan korupsi?

Sayangnya, hal ini harus terjadi di Indonesia. Setelah lebih dari satu bulanan proses investigasi berlarut-larut dan tanpa kejelasan, akhirnya Polda Metro Jaya mengambil sikap tegas dengan menetapkan Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019 – 2023, sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi gratifikasi dan pemerasan terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Hasin Limpo, Rabu (22/11) lalu.

Penetapan Firli Bahuri menjadi tersangka merupakan sejarah kelam karena ia merupakan Ketua KPK pertama yang menjadi tersangka korupsi sejak KPK berdiri pada 2023. Jenderal polisi bintang tiga tersebut tidak hanya membuat kepercayaan publik merosot, tapi juga membawa KPK ke era kehancuran dan kegelapan. Apa sebetulnya yang sedang terjadi di KPK? Bagaimana sebenarnya kondisi KPK kita hari ini?

No More Posts Available.

No more pages to load.