Kinerja operasional NCKL pada semester I-2024 juga sesuai ekspektasi, dengan pendapatan dan laba usaha masing-masing setara 49% dan 51% dari ekspektasi konsensus 2024.
Secara kuartalan, pertumbuhan laba bersih NCKL pada kuartal II-2024 didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 12,2% qoq. Pertumbuhan itu diperkirakan terjadi karena kenaikan harga jual rata-rata (ASP), seiring kenaikan harga nikel sebesar 10,8% qoq.
“Selain itu, laba bersih NCKL juga ditopang oleh pertumbuhan laba dari entitas asosiasi sebesar 136,8% qoq. Dari sisi beban, beban pokok pendapatan tumbuh moderat sebesar 3,4% qoq, sedangkan beban usaha turun 7,9% qoq,” pungkas Hendriko.
(red/investor.id)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News











