Adapun di Kecamatan Balinggi, banjir merendam Desa Balinggi Jati dan Desa Lebagu yang turut menyebabkan puluhan keluarga terdampak.
Infrastruktur dan Lahan Pertanian Rusak
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, banjir kali ini menyebabkan kerusakan cukup serius pada sejumlah infrastruktur publik.
Di Kecamatan Parigi Barat, dua jembatan penghubung antardesa di Desa Lobu Mandiri rusak berat, disertai jebolnya saluran air bersih serta terputusnya oprit jembatan utama di Desa Parigimpu.
Kerusakan juga terjadi di Kecamatan Parigi Selatan, termasuk jebolnya saluran irigasi di Desa Dolago Padang, rusaknya fasilitas talang air di Desa Masari, serta terendamnya kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Parigi Moutong.
Di Kecamatan Torue, satu abutmen jembatan di Desa Tolai juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Selain itu, banjir turut merendam ratusan hektare lahan pertanian dan perkebunan warga, mulai dari sawah hingga kebun produktif di sejumlah desa terdampak.
Tim Gabungan Lakukan Penanganan Darurat
Menanggapi kejadian tersebut, tim gabungan dari BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Parigi Moutong, PMI, TNI-Polri, Damkar, dan Satpol PP langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.
Upaya yang dilakukan meliputi evakuasi warga, kaji cepat dampak bencana, pembersihan material banjir, serta distribusi makanan siap saji bagi masyarakat terdampak.









