Iran Tegaskan Dialog dengan AS Tetap Berjalan Meski Ada Ancaman Trump

oleh -28 views
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei, menegaskan bahwa pembicaraan teknis yang berlangsung di Burgenstock, Swiss, tidak terganggu oleh pernyataan yang dinilai provokatif tersebut.

Dialog ini menjadi bagian dari langkah lanjutan kedua negara untuk menurunkan eskalasi konflik, termasuk terkait isu geopolitik dan program nuklir Iran yang selama ini menjadi sorotan internasional.

Lanjutan Kesepakatan Sebelumnya

Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah menyepakati nota kesepahaman secara jarak jauh yang mencakup penghentian konflik militer sejak 28 Februari 2026.

Kesepakatan tersebut juga memuat komitmen AS untuk mencabut blokade laut dalam tenggat waktu tertentu, serta kewajiban Iran memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Selain itu, Iran menyatakan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, sementara pembahasan lebih lanjut terkait program nuklir akan dirumuskan dalam perjanjian lanjutan dalam waktu 60 hari ke depan.

Meski diwarnai ketegangan, kedua pihak dinilai masih menunjukkan komitmen untuk menjaga jalur diplomasi tetap terbuka sebagai upaya meredakan konflik di kawasan.

Baca Juga  Dorong Profesionalisme Wartawan Daerah, 24 Jurnalis Haltim Ikut UKW

(red/beritasatu)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.