Ketika Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Hanya Rutinitas Semata

oleh -678 views

Di era reformasi, para pemimpin bangsa harus memformulasikan tantangan baru untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa. Sayangnya, setelah menikmati hasil pembangunan yang meningkatkan kesejahteraan rakyat itu kurang disadari oleh para pemimpin bangsa, yaitu meningkatnya berbagai kebutuhan hidup dalam ragam, besaran dan mutunya. Mereka acapkali sibuk dan lalai. Entahlah …

Salah satu kebutuhan hidup yang tidak nampak peningkatannya adalah persamaan hak dan kebebasan alam demokrasi yang notabene menimbulkan kebutuhan alan nilai nilai budaya yang mendukungnya serta pranata sosial baru yang dapat berfungsi sebagai pedoman dalam menegakan tatanan sosial ketertiban hidup bersama.

Banyak pemimpin yang baru muncul menikmati kebebasan individu dan suasana demokrasi bersikap dan bertindak tanpa menghiraukan unggah-ungguh dan sopan santun atau beretika. Seolah-olah mereka hidup di hutan belantara tanpa tatanan sosial. Sikap menang-menangan dan mengandalkan banyaknya pengikut spontan maupun bayaran dengan cara-cara pembodohan atau tidak mendidik. Masya Allah.

Baca Juga  Gempa M 5,1 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Kita sekarang ngeri menonton sirkus politik demokrasi dengan hukum rimba penuh euforia. Para pemimpin lupa mengembangkan tantangan bersama untuk mengikat dan menyatukan arah perjuangan nasional demi hari depan bangsa yang maju. Saling sikat dan sikut dengan slogan usang tidak perduli apakah slogan slogan perjuangan itu sudah diatasi atau perlu diteruskan. Sepertinya kita kita sudah dalam kondisi loyo…Hhhmm

No More Posts Available.

No more pages to load.