Kisah Uwais Al-Qarni, Pemuda yang Tak Dikenal di Bumi tapi Terkenal di Langit

oleh -0 Dilihat

Salah satu aspek paling menonjol dalam kisah Uwais adalah baktinya yang luar biasa kepada ibunya. Ibunya sudah tua dan mengalami gangguan fisik, sehingga Uwais memilih untuk tidak meninggalkan rumah terlalu lama.

Ketika ia mendengar tentang Rasulullah SAW, kerinduannya untuk bertemu Nabi sangat besar. Namun ia tetap mematuhi izin ibunya yang mengizinkan perjalanan singkat. Namun ketika sampai di Madinah, Nabi sedang berada di medan perang.

Uwais tidak tinggal lama karena ia terikat janji kepada ibunya, sehingga ia pulang tanpa pernah berjumpa dengan Rasulullah. Dengan berat hati, akhirnya Uwais memilih untuk mematuhi ibunya dan kembali pulang tanpa pernah bertemu dengan Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga  Ketua PTA Ambon Lantik Sitti Sarifah sebagai Panitera Pengganti PA Masohi


Pujian Rasulullah dan Pengakuan Para Sahabat

Masih dalam buku Uwais al-Qarni: Mutiara Sufi yang Tersembunyi dan Terbaik dalam Kalangan Tabiin, Rasulullah SAW menyebut nama Uwais dalam sebuah hadits sebagai seorang hamba yang sangat mulia. Beliau menggambarkan Uwais sebagai pemuda yang “tidak dikenal di bumi, tetapi dikenal di langit,” dan berpesan kepada para sahabat khususnya Umar ibn Khattab dan Ali ibn Abi Thalib, untuk mencari Uwais dari kafilah Yaman setelah wafatnya beliau.

Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai ‘Umar dan ‘Alī, apabila kamu bertemunya, sampaikanlah salamku kepadanya dan mohonlah doanya untuk orang Islam.”

No More Posts Available.

No more pages to load.