KUA-PPAS 2027 Disepakati, Belanja Ambon Terpangkas Rp214 Miliar

oleh -21 Dilihat
Pemerintah Kota Ambon bersama DPRD Kota Ambon resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Ambon Tahun Anggaran 2027.

Ekonomi Ditargetkan Tumbuh 5,26 Persen

Di tengah keterbatasan fiskal tersebut, Pemkot Ambon memasang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,26 persen pada 2027.

Pemerintah juga menargetkan tingkat kemiskinan sebesar 4,90 persen, inflasi berada pada kisaran 1,5–3,5 persen, serta tingkat pengangguran terbuka sebesar 3 persen.

Wattimena mengatakan prospek ekonomi Kota Ambon masih cukup baik meskipun menghadapi berbagai tekanan.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Ambon pada kuartal pertama 2026 mencapai 6,09 persen, yang menurutnya lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional dan Provinsi Maluku serta lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Untuk menjaga momentum tersebut, Pemkot Ambon akan mendorong konsumsi rumah tangga, memberikan kemudahan dan insentif perizinan bagi investasi, meningkatkan realisasi belanja pemerintah serta memperkuat sektor pariwisata.

Baca Juga  Gubernur Maluku Bebastugaskan Sespri, Ini Masalahnya!

17 Program Prioritas di Tengah Ruang Fiskal Terbatas

Tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kota Ambon 2025–2030.

Arah pembangunan difokuskan pada percepatan transformasi digital dan pengembangan ekonomi kreatif guna meningkatkan daya saing daerah. Arah tersebut kemudian dijabarkan melalui 17 program prioritas pembangunan.

Namun, penurunan belanja sekitar Rp214 miliar membuat pemerintah daerah menghadapi tantangan untuk memastikan seluruh agenda prioritas tetap berjalan efektif.

No More Posts Available.

No more pages to load.