Jalan Basra bersinggungan dengan jalan utama yang membentang dari Kufah di kawasan Ma’dan al-Naqrah. Jalan ini membentang sekitar 1.200 kilometer dengan 27 stasiun utama. Empat stasiun berlokasi di perbatasan Kuwait dan Irak, sedangkan stasiun lainnya berlokasi di Arab Saudi.
Rute ketiga adalah rute Mesir (serta Afrika Utara) yang digunakan oleh jemaah haji Mesir, Maroko, Andalusia, dan Afrika dalam perjalanan menuju Makkah. Jemaah yang melewati rute ini akan melintasi Semenanjung Sinai untuk mencapai Ayla (Aqaba), stasiun awal di sepanjang rute tersebut. Jemaah akan melanjutkan perjalanan melalui dua jalur yaitu jalur internal dan jalur pantai.
Sejak zaman dahulu, rute haji Yaman telah menghubungkan Yaman dan Hijaz dengan jalan, jalur, serta kota keberangkatan yang bervariasi. Kota-kota penting yang menjadi kota keberangkatan jemaah haji Yaman adalah Aden, Taiz, Sanaa, Zabid, dan Saadah di Yaman Utara.
Beberapa rute bersinggungan di titik tertentu, misalnya jalan Taiz-Zabid dan jalan Sanaa yang menuju Saadah. Jemaah Yaman menggunakan tiga jalan yaitu jalan pantai, jalan dalam atau tengah, dan jalan atas. Masing-masing jalan memiliki stasiunnya sendiri.
Pada zaman dahulu, jemaah haji Oman bisa menempuh dua rute. Salah satunya dimulai dari Oman dan melewati Yabrin, Bahrain, Yamama, dan Dhariyah. Dhariyah adalah titik pertemuan jemaah haji dari Basra dan Bahrain. Adapun rute lainnya dimulai dari Furq, Oklan, Pantai Habah, Shahr, dan berlanjut di salah satu jalan utama dari Yaman menuju Makkah.









