Salah Asuhan Penyebab Indonesia Karut-Marut

oleh -8 Dilihat

Caranya sederhana dalam prinsip, meskipun sulit dalam praktik.

Mulailah dari masalah Indonesia.

Jangan mulai dari teori.

Amati. Dengarkan. Teliti. Cari pola. Bandingkan. Konseptualisasikan. Uji. Kemudian dialogkan dengan teori dunia.

Misalnya: Mengapa gotong royong berhasil dalam satu komunitas tetapi gagal dalam komunitas lain?

Dalam kondisi apa musyawarah menghasilkan keputusan yang adil?

Kapan kekerabatan menjadi modal sosial dan kapan berubah menjadi nepotisme?

Mengapa masyarakat mematuhi aturan adat tetapi mengabaikan aturan negara?

Mengapa suatu kebijakan berhasil di satu daerah dan gagal di daerah lain?

Apa yang membuat masyarakat mempercayai seorang pemimpin?

Bagaimana legitimasi dibangun di luar institusi formal?

Bagaimana masyarakat mengelola sumber daya bersama?

Baca Juga  Rocky Gerung di STPN: Konflik Agraria Bukan Sekadar Perebutan Tanah, Tapi Pertarungan Makna

Ini bukan pertanyaan budaya semata. Ini pertanyaan ilmu sosial.

Jika diteliti dengan serius, pengalaman tersebut dapat menghasilkan konsep. Konsep dapat menghasilkan teori. Dan teori itu kemudian dapat diuji di tempat lain.

Dengan demikian, Indonesia tidak lagi sekadar menjadi laboratorium bagi teori asing.

Indonesia menjadi laboratorium yang menghasilkan teori.

Jangan Kembali ke Masa Lalu, Kembalilah kepada Kenyataan

Namun jangan pula kita jatuh ke romantisme tradisi.

Tidak semua warisan leluhur harus dipertahankan.

No More Posts Available.

No more pages to load.