“Sepertinya DPRD-DPRD di seluruh Maluku begitu ketakutan menghadapi kepala daerah. Harusnya pemberhentian Komut Bank Maluku dan Maluku Utara atau pemberhentikan sekda menjadi issu dan agenda politik yang begitu seksi dipersoalkan DPRD Maluku. Tetapi herannya, pimpinan dan anggota DPRD seperti ayam patah sayap. Jadi rakyat Maluku rugi besar kalau masih mau memilih anggota DPRD pada pemilu 2024 yang akan datang,” pungkasnya. (keket)
Soal Gonta-ganti Pejabat di Maluku, ini Kata Bito Temmar




