Terima Aspirasi Raja Manusela, Gubernur Maluku: Hak Masyarakat Adat Tak Boleh Dikorbankan

oleh -2 Dilihat
Di tengah gegap gempita peringatan 81 tahun kemerdekaan, sebuah surat dari pegunungan Pulau Seram sampai ke tangan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa. Surat itu membawa suara masyarakat adat Manusela tentang tanah, ruang hidup, dan hak-hak yang mereka warisi jauh sebelum republik berdiri.

“Saya sampaikan kepada saudara-saudara, dalam batas-batas kewenangan, tugas dan tanggung jawab saya sebagai Gubernur, saya akan memperjuangkan ini kepada pemerintah pusat, kepada badan dan lembaga kementerian terkait dengan masalah Taman Nasional Manusela, khususnya terkait dengan masalah adat masyarakat adat di pegunungan Pulau Seram,” ujarnya.

Lewerissa juga mengapresiasi langkah masyarakat dan mahasiswa yang memilih menyampaikan aspirasi secara langsung.

Ia berharap perjuangan terhadap hak-hak masyarakat adat terus ditempuh melalui komunikasi, dialog dan mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Terima kasih atas dukungan. Itu yang bisa saya sampaikan kepada basudara samua. Tetap semangat. Merdeka!” pungkasnya.

(Keket)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.