Gonone

oleh -138 views

Begitu juga peran Kaicil Moslafar yang bebas keluar masuk Ternate. Moslafar lah yang membocorkan operasi penghianatan Kaicil Hasan yang didukung Gubernur Belanda Alexander Cornabe untuk membunuh Nuku secara licik. Selain itu, Nuku juga membentuk semacam satuan telik sandi yang beroperasi secara terbatas. Tak ada organisasi resmi dengan nama mencolok. Para agen itu dinamakan “Gonone”. Nama yang digunakan siapa saja. Jika tertangkap Belanda, para gonone ini tak mengakui apapun dan siap mati untuk menutupi jejak rahasianya. Banyak dari gonone ini beroperasi di Ternate. Di antara mereka tak saling mengetahui.

Hanya Nuku yang memegang identitas para gonone. Setiap gonone memiliki akses khusus untuk melaporkan perkembangan situasi terbaru langsung kepada Nuku. Gonone meminjam istilah lokal adalah penamaan untuk kutu ayam. Sebagaimana kutu ayam, mereka akan sulit ditemukan meski ada di sekeliling kita. Butuh memilah helai demi helai bulu ayam untuk menemukan kutunya. Catatan penting tentang kutu ayam adalah, meski ayam sangat familiar tetapi tidak semuanya memiliki kutu.

Baca Juga  7 Tips Bahagia Jadi Wanita Single

Tujuan operasi para gonone ini tegak lurus pada kepentingan Nuku untuk mengalahkan Belanda. Mengenyahkan tirani penjajahan dan mensejahterakan rakyat. Dengan demikian, gonone adalah bagian dari entitas perjuangan. Mereka tak sedikitpun terbujuk untuk ingkar dan bermuka dua. Loyalitas dan integritasnya tak diragukan. Dari informasi merekalah – baik lisan maupun tulisan – Nuku menyusun rencana kapan saat yang tepat menyerang Belanda. Nuku – meminjam mata dan telinga para gonone – juga bisa mengetahui keinginan rakyat, membaca ketidakpuasan yang berujung penghianatan atau memastikan kendali pemerintahannya berjalan dengan aman.