Dialog ini menjadi bagian dari langkah lanjutan kedua negara untuk menurunkan eskalasi konflik, termasuk terkait isu geopolitik dan program nuklir Iran yang selama ini menjadi sorotan internasional.
Lanjutan Kesepakatan Sebelumnya
Sebelumnya, pada 18 Juni 2026, Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah menyepakati nota kesepahaman secara jarak jauh yang mencakup penghentian konflik militer sejak 28 Februari 2026.
Kesepakatan tersebut juga memuat komitmen AS untuk mencabut blokade laut dalam tenggat waktu tertentu, serta kewajiban Iran memulihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Selain itu, Iran menyatakan komitmennya untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, sementara pembahasan lebih lanjut terkait program nuklir akan dirumuskan dalam perjanjian lanjutan dalam waktu 60 hari ke depan.
Meski diwarnai ketegangan, kedua pihak dinilai masih menunjukkan komitmen untuk menjaga jalur diplomasi tetap terbuka sebagai upaya meredakan konflik di kawasan.
(red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










