“Untuk Polsek Huamual kami juga mendorong adanya penambahan armada laut berupa speedboat. Huamual memiliki daerah kepulauan dan pulau-pulau yang sulit dijangkau, sehingga dari sisi pengawasan dan pelayanan keamanan tentu membutuhkan sarana transportasi laut,” ujarnya.
Menurutnya, speedboat bukan sekadar tambahan fasilitas, tetapi bagian dari kebutuhan pelayanan dasar kepolisian.
Dengan dukungan armada laut, personel dapat melakukan patroli, pemantauan wilayah, pelayanan masyarakat hingga merespons lebih cepat apabila terjadi gangguan keamanan di kawasan kepulauan.
“Jangan sampai masyarakat di pulau-pulau merasa jauh dari jangkauan pelayanan keamanan karena keterbatasan sarana transportasi. Polisi harus bisa hadir ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.
Komisi I berharap usulan tersebut masuk dalam evaluasi kebutuhan sarana dan prasarana kepolisian di SBB, terutama untuk wilayah dengan karakter geografis yang membutuhkan mobilitas melalui jalur laut.
Pemalangan Jalan Diminta Tak Lagi Jadi Kebiasaan
Selain soal penguatan kelembagaan dan sarana kepolisian, Komisi I DPRD SBB juga meminta aparat mengambil langkah lebih tegas terhadap aksi pemalangan jalan yang berulang.
Fredy menilai pemalangan jalan tidak boleh terus menjadi pola penyelesaian persoalan, baik konflik antardesa maupun persoalan internal masyarakat.









