Israel: Tidak Dapat Diterima
Kementerian Luar Negeri Israel langsung mengecam keras pernyataan tersebut. Dalam pernyataan resminya, Israel menilai perbandingan antara Holocaust dan operasi militernya sebagai bentuk distorsi sejarah.
“Itu tidak dapat diterima dan sangat mengganggu,” demikian pernyataan kementerian tersebut.
Israel menegaskan bahwa Holocaust merupakan genosida sistematis terhadap bangsa Yahudi oleh rezim Nazi di bawah Adolf Hitler pada periode 1933 hingga 1945, dan tidak dapat disamakan dengan konflik apa pun saat ini.
“Perbandingan apa pun antara Holocaust terhadap bangsa Yahudi dan perang Israel yang adil melawan terorisme harus ditolak tanpa syarat,” lanjut pernyataan itu, sembari menuduh Lukashenko menghidupkan kembali “konspirasi anti-Semit yang keji dan usang.”
Konflik Gaza dan Sorotan Dunia
Hingga kini, pemerintah Belarusia belum memberikan tanggapan resmi atas kecaman Israel tersebut. Namun Lukashenko sebelumnya telah berulang kali membantah tuduhan anti-Semit terhadap dirinya.
Ketegangan ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan internasional terhadap operasi militer Israel di Gaza, yang dimulai setelah serangan oleh kelompok Hamas pada 7 Oktober 2023.
Menurut otoritas kesehatan Gaza, puluhan ribu warga Palestina dilaporkan tewas dalam konflik tersebut, dengan perempuan dan anak-anak menjadi bagian besar dari korban jiwa. Sementara itu, Israel menyatakan operasinya ditujukan untuk melumpuhkan Hamas dan membantah menargetkan warga sipil.









