Realisasi Jalan Trans Kebes Pemda Malra Akan MoU Dengan Kejari Tual

oleh -89 views
Link Banner

Porostimur.com – Langgur: Vaksinasi yang dilakukan Kabupaten Maluku Tenggara untuk saat ini baru mencapai 34 persen. Hal ini disebabkan karena adanya keterlambatan pengiriman vaksin dari provinsi ke kabupaten.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun pada kegiatan vaksinasi massal di Gedung Serbaguna, Maluku Tenggara yang dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi Negeri Maluku Dr. Undang Mugopal pada Jum’at (29/10/2021).

Meski demikian, kata Hanubun, kedepan Pemda Malra akan berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi target pemerintah pusat sampai batas bulan Desember 2021 nanti.

Hal ini menurutnya, sesuai hasil rapat dengan Presiden Jokowi dan para Menteri Kabinet Kerja dengan enam pejabat daerah termasuk Bupati Malra, pada 25 Oktober lalu.

Bukan hanya itu, presiden juga telah menyetujui pembangunan jalan trans Kei Besar sejauh 101 kilometer, dengan total anggaran satu trilyun dua puluh empat milyar rupiah yang dalam waktu dekat akan ditinjau langsung oleh Menteri PUPR sesuai perintah presiden.

Baca Juga  Tuan rumah Pesparani II, Jakarta dan NTT bersaing ketat

Untuk itu Hanubun berharap, kedepan jika realisasi trans Kei Besar ini dilaksanakan maka, Pemda Malra akan melaksanakan MoU dengan Kejaksaan Negeri Tual.

Hal ini dimaksudkan agar, jika dalam proses pelelangan nanti terdapat kekeliruan maka diharapkan pihak Kejaksaan dapat memberikan masukan dari sisi hukumnya, agar kedepan terhindar dari persoalan tidak diharapkan.

“Karena di Kei ini sebelum lahir hukum positif, sudah hadir duluan hukum Adat yang dikenal dengan Lar Vul Ngabal, Lar Vul itu Hukum Pidana dan Ngabal itu Hukum Perdata, yang mengatur di dalam tujuh pasal adat,” tutur Hanubun. (saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.