Sangiang Menaruh Cerita

oleh -145 views

Dugaan itu ternyata benar. Cinta kisah cintaku dan Dian, hanya memakan waktu sehari semalam.

Bagiku, Dian merupakan sosok wanita yang memberiku pengalaman yang baru. Sikapnya yang lemah lembut, baik hati, penuh perhatian. Aku sempat ke warnet membuka Facebook, dengan harapan bisa menemukan nama Facebook Dian. Setiap ke Warnet, aku pasti mencari nama Dian di di dinding Facebook. Berbulan-bulan aku mencari Dian, tetapi takdir berkata lain. Dian yang ku kagumi, tak berhasil ku temukan.

Bukan cuma Dian yang mengakui jatuh cinta dengan waktu yang cepat, namun aku pun sama. Aku tak pernah merasakan jatuh cinta secepat ini sebelumnya, hanya Dian satu-satunya, tak ada yang lain.

Baca Juga  Kisah Rasulullah dan Para Sahabat Menunda Haji selama 4 Tahun Berturut-turut

“Ya ampuuun… Kenapa ini harus terjadi?,” aku bertanya pada diriku sendiri sambil menaruh tangan di kapala penuh frustasi.

Aku terjebak, lebih parahnya aku tersesat, seperti bunga matahari yang mengira bisa menggapai surya karena setia mengaguminya. Mungkin memang seharusnya aku berdiri dalam lingkungan amanku saja, di mana setiap kesal, jengkel, amarah, kekaguman hanya ku belenggu pada ekspresi kata. Menciptakan duniaku di tempat yang berbeda. Seharusnya ku simpan saja perasaan ini? Atau tak seharusnya perasaan ini menggerogotiku?