Aku Cemburu Pada Pintu Rumahmu yang Selalu Setia Saat Menunggumu

oleh -0 Dilihat

“Dia mengirimkan Foto…!” Fotonya di kampus.
“Nes masih kuliah ke?”
“Iya kak. Kalau kakaknya bagaimana?”
“Tidak ada lagi em. Semester ini Mata kuliah dikonversi karena saya mengikuti kegiatan magang Jurnalistik Nes!”
“Maaf kak, saya terlalu banyak bertanya.”
“Tidak apa-apa Nes. Tetapi sekali saya bertanya nanti, pasti Enu hanya bisa diam. Hehehe”
“Pertanyaan apa kak?”
“Mungkin lebih ke arah yang, ya…” Merasa malu untuk menyatakan segalanya.
“Eh.. pertanyaan apa sih kak Onal.”
“Maaf em. Nesa su ada pacar kah?”
“Tidak ada kak.”

“Kalau boleh jujur sih. Semenjak saya mengenal ite di HMPS, awalnya saya merasa semuanya biasa saja. Namun, semakin kesini saya mulai menyukai ite secara diam-diam.”
“Waduh. Terima kasih sudah menyukai saya secara diam-diam, kak. Tetapi, untuk sekarang masih penuh pertimbangan kak. Karena kalau boleh jujur, saya beberapa bulan lalu baru putus dengan saya punya pacar.”
“Baiklah. Saya juga prinsipnya tidak memaksa Nes. Kalau Nesa sudah siap, kabar saja ya.”

Baca Juga  HUT ke-81 RI di SBB, Bupati Asri Arman Pimpin Pengibaran Sang Saka Merah Putih

Setelah itu, saya merasa tidak ada lagi yang perlu dibahas. Lalu saya berniat untuk tidak bermain handphone lagi. Tetapi di tengah keresahan, engkau menyapa dengan topik pengalihan dari pembahasan pertama.

“Kak Sudah buat Puisi kah?” ujarnya.
“Tidak ada Puisi lagi untuk sekarang. Saya lagi fokus magang jurnalistik, Nes.”

No More Posts Available.

No more pages to load.