Hasto kemudian mengajak semua pihak bercermin kepada pentas wayang dengan lakon ‘Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu’ yang dihadirkan Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDIP bekerja sama dengan Paguyuban Wayang Orang Bharata.
Pementasan itu dilaksanakan di Gedung Pertunjukan Wayang Orang Bharata, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3) malam. Pementasan itu disaksikan secara virtual Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan ditayangkan melalui akun YouTube resmi @bknppdiperjuangan.
Hasto menyebut lakon itu sengaja dipilih untuk mengingatkan politik kekuasaan harus dibangun dengan mengedepankan moral, kebenaran, dan setia pada tatanan pemerintahan yang baik.
Dia menceritakan dalam lakon itu menampilkan tokoh Begawan Wisrawa, sosok teruji dan memiliki daya spiritualitas yang tinggi, bijak, dan mampu menjadi pengayom. Namun, sebutnya, Begawan Wisrawa tetap seorang manusia biasa yang sering tak berdaya oleh bujuk rayu kekuasaan.
“Sastra Jendra menjadi bingkai moral untuk tidak menyalahgunakan kekuasaan,” kata Hasto.
Fadli Zon soal Pemilu 2024 Ditunda: Pepesan Kosong!
Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon juga mengkritik usulan penundaan pemilu 2024. Fadli Zon menganalogikan usulan penundaan pemilu bak pepesan kosong.
“Sebenarnya itu (penundan pemilu) pepesan kosong, menurut saya, ya,” kata Fadli Zon seusai menghadiri forum ASEAN +3 Meeting dalam rangkaian acara Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-144 di Bali, Minggu (20/3).










