Kisah Abdullah bin Mas’ud Dipukuli Saat Baca Al-Qur’an

oleh -2 Dilihat

Pertemuan berikutnya terjadi ketika ia sedang menggembalakan kambing milik Uqbah bin Abi Mu’aith. Nabi Muhammad dan Abu Bakar meminta susu, namun ia menolak memberikan karena ingin menjaga amanah sebagai penggembala.

Baru setelah ia menyaksikan mukjizat Nabi SAW memerahkan susu dari kambing muda yang belum pernah diperah, hatinya luluh. Abdullah bin Mas’ud pun menyatakan keislamannya dan tercatat sebagai orang ke-20 yang masuk Islam sebelum dakwah di rumah Arqam dimulai.

Kisah Abdullah bin Mas’ud Dipukuli Sampai Babak Belur

Diceritakan dalam buku Biografi 60 Sahabat Nabi oleh Muhammad Khalid, para sahabat Nabi pernah berkumpul dan membahas bahwa kaum Quraisy belum pernah mendengar Al-Qur’an dibacakan secara terang-terangan. Mereka kemudian mencari siapa yang berani menyampaikan ayat-ayat Allah di tengah keramaian Mekah.

Baca Juga  Kenakan Kebaya Dansa dan Mustiza Maluku Tengah di HUT ke-81 RI, Bahlil: Warisan Budaya Anak Timur

Dalam musyawarah itu, Abdullah bin Mas’ud langsung menyatakan diri sebagai sukarelawan. Sikapnya mengejutkan para sahabat lain karena ia tidak memiliki keluarga kuat yang bisa melindunginya.

Mereka mengingatkan bahwa Quraisy terkenal keras dan mungkin akan menyakitinya jika ia tampil membaca Al-Qur’an. Namun Abdullah dengan penuh keyakinan berkata bahwa Allah akan menjaganya.

Pagi hari berikutnya, Abdullah pergi ke Maqam Ibrahim ketika kaum Quraisy sedang duduk di tempat-tempat mereka. Ia berdiri dengan tegap lalu mengangkat suara membaca “Bismillahirrahmanirrahim” dengan lantang.

No More Posts Available.

No more pages to load.