Dijelaskannya, kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait koalisi dan pengusunganpasangan calon (paslon) di Pilkada 2024, didasarkan pada aspirasi para para pengurus dan dinamika politik di daerah. Dia pun mengaku belum mengetahui arahan DPP terkait koalisi di tingkat pusat.
“Biasanya kalau ada instruksi, berarti sudah final. Apakah koalisi akan ditambah dengan PKSatau partai lain, sampai sekarang belum ada arahan. Yang bisa kami pastikan, para pengurus dan kader partai di daerah akan tegak lurus dalam menjalankan seluruh progam dan kebijakan yang diambil pengurus tingkat nasional,” tandasnya.
sumber: rm.id









