Adian Napitupulu Skakmat Luhut dan Muhaimin Soal Tunda Pemilu 2024

oleh -269 views

Selain itu, hasil Big Data yang dipaparkan tidak diikuti data pendukung lain.

Berbeda dengan hasil survei LSI yang dipaparkan secara lengkap.

“Paparan hasil Big Data hanya disampaikan dalam pernyataan politikus tanpa publikasi resmi yang detail. Di semua media hanya disebutkan data dari 100 juta pengguna sosial media, di mana 60 persen mendukung, 40 persen menolak.”

“Sama sekali tidak disebutkan data tersebut dari Big Data yang berasal Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, Snapchat atau yang lain,” katanya.

Adian juga menyebut dalam penyampaian hasil Big Data tidak ada paparan yang secara ilmiah menjelaskan metodelogi yang digunakan.

Misalnya, dari mana angka 100 juta didapat, berapa lama rentang waktu pengumpulan data, jenis kelamin, tingkat ekonomi, wilayah, serta margin error dan lembaga mana yang mengelola Big Data tersebut.

Baca Juga  Rumah Komisioner Bawaslu Maluku di Tual Dilempar Molotov, Pelaku Misterius Diburu

“Tidak disebutkan apakah lembaganya independen sebagaimana paparan hasil Survei yang lengkap dan detail hingga kadang bisa sampai 25 bahkan 40 halaman,” katanya.

Menurut Adian, paparan terkait hasil penelitian penting disampaikan secara detail.

Karena rakyat tidak bisa di klaim semena mena, seolah semua atas kehendak rakyat.

“Baiklah, kita tunggu sama sama paparan ilmiah dari instasi yang mengelola dan menganalisis Big Data tersebut, semoga ada dan objektif. Sambil menunggu, mari lihat bagaimana rakyat Indonesia hari ini,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.